RSS

Prinsip – Prinsip Asuransi

18 Des

Masih tentang Asuransi, nih,..

Topik yang mungkin sedikit panjang agar kita lebih bisa mendalami prinsip dasar dari Asuransi.Dalam Asuransi ada beberapa hal yang menjadi prinsip dalam peng-coveran asuransi.  Sebagai berikut :

1. Insurable Interest – Kepentingan untuk diasuransikan.

Merupakan suatu hubungan adanya kepentingan untuk diasuransikan antara peserta dengan pihak yang ditunjuk, dimana pihak yang ditunjuk akan  menderita bila peristiwa yang dipertanggungkan itu terjadi dan lebih menguntungkan bila peserta hidup terus.

Kepentingan diasuransikan ini mutlak harus ada pada setiap perjanjian asuransi, agar perjanjian tersebut tidak dianggap sebagai “judi” (taruhan) .

Contoh Insurable Interest :

  1. Hubungan keluarga : suami, istri, anak, ibu, bapak (ahli waris sesuai hukum faraid)
  2. Hubungan bisnis : kreditur dengan debitur, perusahaan dengan karyawan

2. Utmost Good Faith – Itikad Baik

Dasar perjanjian antara peserta dan perusahaan adalah berdasarkan pada itikad baik diantara keduanya. Dengan dasar inilah sebuah perusahaan asuransi akan menerima pelimpahan resiko yang akan ditanggungnya. Oleh karena itu, dalam penyampaian data-data dirinya, seorang peserta harus mengungkapkan dengan jelas dan akurat. Bila di kemudian hari ternyata terdapat ketidakbenaran dan ketidakjujuran atau “moral hazard”, maka perjanjian dapat dianggap batal.

Terhadap pengajuan calon peserta, perusahaan asuransi akan mempelajari dan mengklasifikasikan tingkat resikonya. Orang-orang yang tergolong “anti seleksi”, yaitu orang yang harapan masa hidupnya lebih singkat (karena penyakit atau pekerjaan), akan mempunyai kecenderungan ingin sekali menjadi peserta asuransi, namun peserta tersebut tergolong kepada calon peserta dengan resiko sub standar atau resiko khusus yang harus dikenakan premi lebih besar, karena hal ini akan menyebabkan kerugian kepada perusahaan disebabkan akan membayar klaim kebih tinggi daripada yang diperkirakan pada saat menetapkan jumlah premi. Dan bila resiko tersebut terlalu tinggi, maka permohonan asuransinya akan ditolak.

3. The Law of Large Numbers – Hukum Bilangan Besar

“Semakin banyak jumlah observasi yang dilakukan atas suatu peristiwa, maka semakin besar kemungkinannya akan menunjukkan sebaran normal, yaitu mencerminkan kondisi yang sebenarnya”.

Premi yang telah ditetapkan adalah berdasarkan pada tabel mortalita (tabel kematian) yaitu suatu tabel yang menggambarkan jumlah kemungkinan meninggal menurut usia dimana tabel tersebut berdasar pada sekelompok besar orang. Agar pengalaman suatu perusahaan asuransi tepat dengan tabel mortalita, maka pengajuan atau resiko yang diterima harus tersebar. Artinya resiko tersebut tidak boleh terkonsentrasi pada suatu kerugian tertentu terlebih lagi yang bersifat katatrofis (peledakan resiko), contoh penutupan pada penduduk di sekitar  gunung berapi.

4. Indemnity – Prinsip Ganti Rugi

Merupakan prinsip penggantian yang jumlah sama atau sesuai dengan jumlah kerugian. Tujuannya adakah mengembalikan posisi kegunaan barang ataupun keuangan peserta, kepada posisi yang sama sebelum terjadinya peristiwa kerugian. Prinsip ini berfungsi untuk menghindari peserta yang mencari keuntungan dari terjadinya suatu kerugian, dan bila terjadi pengambilan keuntungan dari peserta, berarti telah terjadi moral hazard yang dilakukan oleh peserta. Oleh karena itu, guna menghindari kekurangan penggantian, penaksiran harga dari benda yang akan diasuransikan harus tepat.

5. Subrogation – Prinsip Pengalihan Hak

Apabila sebuah resiko berakibat kepada pihak ke tiga, maka ganti rugi kepada pihak tersebut akan beralih kepada pihak perusahaan asuransi.

Keseluruhan prinsip ini merupakan dasar-dasar yang digunakan di asuransi jiwa dan kerugian, khusus untuk prinsip subrogation, hanya digunakan untuk asuransi kerugian saja.

Begitu, tuh prinsip-prinsip dalam asuransi.

Ada yang berminat terjun dalam dunia asuransi..??

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Desember 2009 in Asuransi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: