RSS

Tips mempercepat Booting

19 Feb

Booting terasa agak lambat disebabkan karena banyaknya cache memory yang digunakan pada saat proses booting berlangsung. Secara umum, booting adalah proses masuknya listrik ke komputer hingga komputer siap untuk digunakan.

Ada 2 file yang dimodifikasi supaya cache memory tidak termakan terlalu banyak.
1. system.ini (C:\Windows)
2. msdos.sys (C:\)

Langkah-langkahnya :
1. Buka “system.ini”.
2. Dibawah baris “[386enh]” tambahkan “LocalLoadHigh=1” dan “DMABufferSize=64”.(Tanpa tanda “)

Tampilannya jadi seperti ini

; for 16-bit app support
[drivers]
wave=mmdrv.dll
timer=timer.drv
[mci]
[driver32]
[386enh]
woafont=dosapp.FON
EGA80WOA.FON=EGA80WOA.FON
EGA40WOA.FON=EGA40WOA.FON
CGA80WOA.FON=CGA80WOA.FON
CGA40WOA.FON=CGA40WOA.FON
LocalLoadHigh=1
DMABufferSize=64

3. Buka msdos.sys untuk dimodifikasi, tetapi sebelum file dimodifikasi, Uncheck dahulu “read-only” di “properties” nya. File ini terhidden, jadi setting dahulu di “folder option” nya supaya bisa terlihat.

4. Ketik, “Logo=0” ; “Drvspace=0” ; “Dblspace=0” ; “DisableLog=1” ; “AutoScan=0” (Tanpa tanda “)

Tampilannya jadi seperti ini

Logo=0
Drvspace=0
DisableLog=1
Dblspace=0
AutoScan=0

Sumber :

http://aqmalm.blogspot.com/2008/12/tips-mempercepat-booting.html

 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: